Jum
09
Okt
2009

Derita Sumatera Barat

Written by Anindya Published in: Lain - Lain Comments 0 PDF Pdf Print Print Email Email

Hari Selasa tanggal 30 merupakan awal derita ketika gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter meluluhtantakkan sebagian wilayah Sumatera Barat, disusul sehari kemudian gempa juga  menghantam wilayah Jambi meski skala gempanya lebih kecil. Gempa Sumbar membawa petaka yang tak sedikit baik korban nyawa maupun rumah tinggal, fasilitas umum, serta beberapa perkantoran dan hotel yang sebelumnya berdiri dengan megahnya.

 

Sepanjang perjalanan dari bandara Ketaping menuju puskesmas Sei Limau ketika malam hari kami sempat kecewa karena situasi gelap maka yang terlihat hanyalah beberapa gedung yang berdiri utuh dan kehidupan seperti normal tak ada bencana. Namun ketika pagi hari dan fajar telah menyambut maka tampaklah beberapa bangunan rumah yang atapnya masih utuh namun atap tersebut telah menyentuh tanah. Itulah yang terjadi sebagian rumah mempunyai karakteristik dengan kerusakan pada bagian temboknya sedangkan atap rumahnya masih utuh namun sudah jatuh ke tanah.

 

Beberapa bangunan rumah yang roboh sebagian mempunyai konstruksi tak bertulang. Bangunan yang roboh sebagian merupakan bangunan lama namun terbuat dari tembok. Adapun terdapat bangunan baru yang mengalami retak-retak pada beberapa bangunan, khususnya pada bagian sudut rumah, tiang penyangga serta beberapa nampak roboh. Hal tersebut mungkin terjadi karena dilewati daerah patahan.

 

Sebagian bangunan rumah yang selamat merupakan bangunan yang terbuat dari kayu dan juga beberapa bangunan yang sudah mempunyai pondasi yang kuat atau mempunyai tulang-tulang (tiang cor). Namun semua itu sangat tergantung juga apakah daerah tersebut merupakan daerah patahan karena pada daerah tersebut sekuat apapun mudah terjadi kerusakan bahkan roboh..

 

Dari wawancara kami mendapatkan informasi bahwa sebagian masyarakat trauma dengan rumah bata dan mereka berharap dapat tinggal di rumah kayu pun tak masalah. Oleh karena itu berdasarkan beberapa fakta di lapangan perlu membuat percontohan rumah yang tahan gempa dengan biaya yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

komentar
Search
Silahkan Login untuk menulis komentar pada artikel ini, atau klik menu "Daftar Member" bagi yang belum menjadi anggota agar anda bisa mengirim artikel atau komentar di situs ini

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 09 Oktober 2009 08:28 )
 

Artikel Terbaik

Komentar Baru

Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini1542
mod_vvisit_counterKemarin1632
mod_vvisit_counterMinggu ini4870
mod_vvisit_counterBulan ini11801
mod_vvisit_counterTotal352183

Anggota LOGIN



Artikel Terbaru

Anda akan dibayar 0,10$ periklan yang kamu klik
Komisi klik 10 iklan perhari 0,10$, jika 20 referal klik 10 iklan komisi 2.00$,kalo setiap hari komisi 2.10$, jadi perminggu komisi 14.70$ Buktikan sendiri!!

CO.CC:Free Domain
DOMAIN Gratis Tanpa Syarat
Mau domain gratis untuk website anda

Tamu RC Sekarang

Ada 112 tamu online

Jumlah Anggota

Total Members : 911
Latest Member : Caundachuth
Members Online : 0
Today : 3 Registers
This Week : 5 Registers
This Month : 20 Registers

Hub.0819.0368.1012