Harapan kepada Dewan Terhormat
|
Mulai Kamis, 1 Oktober sejumlah 560 wakil rakyat terpilih dalam pemilihan legislatif 2009 telah dilantik. Mereka telah secara resmi menjadi anggota dewan yang terhormat yang duduk di gedung DPR. Para politisi tersebut berasal dari berbagai profesi yang mewakili rakyat dari berbagai kalangan. Mereka berasal dari pejabat, pengusaha, artis, pelawak, tukang becak, ibu rumah tangga, tukang bakso, sampai preman. Bagaimana kiprah mereka dalam lima tahun mendatang? Apa yang akan diperbuat oleh wakil rakyat yang dipilih dengan biaya yang super besar? Apakah kinerja mereka sesuai harapan rakyat?
Sudah beberapa kali terjadi pergantian dewan sejak bergulir reformasi pada tahun 2008. Namun harapan tinggal harapan, setiap periode dewan bukannya perbaikan watak dan sikap tetapi justru yang terlihat dan nampak adalah banyaknya anggota dewan justru berubah menjadi manusia super bahkan berdasarkan survey lembaga Transparancy International berubah peran dari sebelumnya sewaktu Orba sebagai tukang stempel tetapi sekarang menjadi lembaga terkorup dengan beberapa institusi lain di negeri ini.
Sebagai bukti dari hal tersebut di atas adalah adanya sejumlah anggota dewan yang dijebloskan ke dalam penjara serta beberapa lagi dari mereka sedang menunggu proses pengadilan. Mereka terlibat dalam berbagai kasus suap, sedangkan yang lain terlibat kasus perselingkuhan, studi banding maupun kasus-kasus lain. Hal lain yang menjadi sorotan adalah tingkat kehadiran dalam siding, dan bila datangpun hanya datang secara fisik dan kadang hanya numpang tidur.
Akankah dewan periode ke depan akan tetap korup? Sudah terlalu banyak uang yang digunakan untuk pesta demokrasi. Sudah terlalu tinggi harapan kami, kami hanya berharap dengarlah suara kami, suara rakyat, rakyat yang memilih, rakyat yang mempercayai kalian. Jadilah dewan terhormat yang mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa serta mendengarkan jeritan rakyat. Saya yakin diantara dewan yang terhormat, masih banyak yang mempunyai hati nurani yang tulus dan bener-benar memperjuangkan rakyat bukan memperjuangkan sendiri dan golongannya. Selamat bekerja, karyamu dinanti setiap rakyat Indonesia.
Silahkan Login untuk menulis komentar pada artikel ini, atau klik menu "Daftar Member" bagi yang belum menjadi anggota agar anda bisa mengirim artikel atau komentar di situs ini
Powered by !JoomlaComment 3.25
3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Artikel Terbaik
Komentar Baru
Pengunjung
![]() | Hari ini | 1532 |
![]() | Kemarin | 1695 |
![]() | Minggu ini | 3227 |
![]() | Bulan ini | 10158 |
![]() | Total | 350540 |
Anggota LOGIN
Artikel Terbaru
Komisi klik 10 iklan perhari 0,10$, jika 20 referal klik 10 iklan komisi 2.00$,kalo setiap hari komisi 2.10$, jadi perminggu komisi 14.70$ Buktikan sendiri!!

DOMAIN Gratis Tanpa Syarat
Mau domain gratis untuk website anda
Tamu RC Sekarang
Ada 22 tamu onlineJumlah Anggota
Total Members : 908Latest Member : DypeUtteple
Members Online : 0
Today : 0 Registers
This Week : 2 Registers
This Month : 17 Registers

Hub.0819.0368.1012
Pdf
Print
Email 






Kebutuhan Nutrisi Us...
[/color][color=red]Kunjungi www.centr...
Menggunakan Multi YM...
klo udah buat key dword value dengan ...
Tuberculosis Paru (T...
saya uda positif kena TB kelenjar.. t...
Pengertian status gi...
makasih. aq ambil beberapa untuk stud...
Status Gizi
nah ini dia yg aku cari, tp kok gak a...