Osteoartritis Cetak
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Ditulis oleh Akhmadi   
Rabu, 16 Desember 2009 18:00

Pengertian

Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif (semakin lama semakin bertambah berat) yang terjadi pada rawan sendi. Nyeri dan bengkak yang dirasakan disebabkan karena adanya radang pada tulang rawan sendi. Adanya radang pada rawan sendi tersebut lama kelamaan akan menyebabkan terbentuknya tulang baru (osteofit).

 

Penyebab osteoartritis

Penyebab sebenarnya dari osteoarthritis belum diketahui namun  proses penuaan ada hubungannya dengan perubahan-perubahan dalam fungsi kondrosit, menimbulkan perubahan pada komposisi rawan sendi

 

Orang yang berisiko osteoarthritis adalah

Faktor yang tak lagi bisa diatasi:

1.     Usia diatas 45 th.

2.    Jenis kelamin, wanita  lebih berisiko daripada pria.

3.    Genetik/Riwayat keluarga terkena osteoartritis.

4.    Ras, OA lebih sering dijumpai pada orang -orang  Amerika asli (Indian) daripada orang -orang kulit putih.

5.    Penyakit endokrin dan metabolik

6.    Kelainan  kongenital

7.    Defek (kelainan) saraf

8.    Kepadatan (Densitas) masa tulang

Faktor yang masih dapat diatasi:

1.         Trauma berat pada sendi yang bersangkutan (kenakan pelindung pada sendi saat berolahraga).

2.         Stres atau penekanan berulang (pada mereka yang pekerjaannya menuntut banyak berdiri, berjalan, naik-turun tangga, jongkok lama dan memanggul beban. Atau penggunaan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi, sempit, berat. Alas sepatu atau sol yang keras dan kurang lentur).

3.         Penyakit sendi inflamasi

4.        Obesitas atau kegemukan

5.        Merokok-hormonal

6.        Kelemahan otot Quadriceps

SENDI YANG SERING TERKENA OSTEOARTRITIS adalah

Lutut, panggul, tulang belakang, jari-jari tangan dan kaki

 

Cara mengenali osteoarthritis adalah:

1.     Nyeri sendi terus-menerus atau hilang timbul, terutama apabila sendi bergerakkan atau menanggung beban.

2.    Persendian kaku setelah bangun tidur atau duduk dalam waktu yang lama, Kaku sendi pada OA tidak lebih dari 15 – 30 menit dan timbul setelah istirahat beberapa saat misal setelah bangun tidur

3.    Pembengkakan pada salah satu tulang sendi atau lebih. Hal ini disebabkan karena reaksi radang yang menyebabkan pengumpulan cairan dalam ruang sendi, biasanya teraba panas tanpa ada kemerahan

Akibat osteoarthritis

1.     Gangguan/kesulitan gerak

2.    Kelumpuhan yang menurunkan kualitas hidup penderita.

3.    Resiko jatuh

4.    Patah tulang

 

Cara pencegahan osteoarthritis adalah: (dimulai sejak dini)

1.      Mengenali faktor risiko penyakit.

2.    Berlatih fisik secara teratur, seperti bersepeda, berenang, dan senam rematik untuk menguatkan otot quadriceps

3.    Menghindari penggunaan sendi  berlebihan.

4.    Hindari/stop rokok. Merokok dapat meningkatkan   risiko osteoarthritis.

5.    Konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Kalau bisa kebiasaan itu dihilangkan.

6.    Obesitas dapat diatasi dgn diet sehat dan olah raga.

7.    Penghentian pemakaian kontrasepsi oral  (hormone) pada wanita beresiko.

 

Perawatan yang dilakukan di rumah pada pasien osteoarthritis adalah

1.      Aktivitas/olah raga dengan teratur.

2.     Menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi maupun menimbulkan asam urat seperti daun melinjo, emping, dan daun singkong.

3.    Hindari makanan yang banyak mengandung vitamin C (jeruk, nenas, mangga, dll) dapat mengaktifkan protein yang disebut dengan TGF-beta, protein ini meningkatkan taji tulang(osteofit) yang membuat permukaan sendi tulang rawan sendi menjadi kasar sehingga memicu iritasi dan radang.

4.    Memakai korset khusus untuk menyangga punggung dan tongkat sebagai alat bantu berjalan, serta menghindari kegiatan fisik berat.

5.    Menurunkan berat badan, mengurangi aktifitas mengangkat beban berat, menghindari penggunaan sendi yang berlebihan.

6.    Terapi fisik yang sering dilakukan adalah dengan pemanasan. Untuk nyeri pada jari tangan dianjurkan merendam tangan dalam campuran parafin panas dengan minyak mineral pada suhu 48-52°C atau mandi dengan air hangat.

7.    Lakukan pergerakan untuk menghindari kekakuan sendi (ROM: Range of Motion)

8.    Kontol rutin, Fisioterapi dan Obat-obatan

komentar
Search
Silahkan Login untuk menulis komentar pada artikel ini, atau klik menu "Daftar Member" bagi yang belum menjadi anggota agar anda bisa mengirim artikel atau komentar di situs ini

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."